/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://ani.cursors-4u.net/others/oth-9/oth845.cur), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Minggu, 15 Januari 2017

KOMODITAS PENUNJANG TOMAT KAWASAN AGROPOLITAN

Tomat (Lycopersicum esculentum) merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi   1-3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses. Pengembangan komoditas tomat Kabupaten Probolinggo dikembangkan di 5 kecamatan, yaitu Sukapura, Sumber, Lumbang, Tongas, dan Krucil. Produksi komoditas tomat terbanyak pada tahun 2016 sebesar 2.950 Kw di Kecamatan Krucil.
Pemasaran tomat tidak hanya dipasarkan lokal namun sudah memenuhi pasar Malang dan Surabaya dengan kisaran harga Rp 2.500 – Rp 5.000 per kilo, namun harga bisa turun mencapai Rp 300 per kilo bila stok komoditi tomat melimpah. Olahan komoditi tomat yang sudah dikembangkan antara lain Matorama atau manisan tomat rasa kurma.



 Data Produksi Tomat Kawasan Agropolitan 2010-2016
No.
Kecamatan
Tahun
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
Tomat
(Kw)
1
Krucil
-
120
 3.498
   2.800
   3.285
    2.465
  2.950
2
Sukapura
   3.597
      26
  1.979
 10.113
      562
        259
     604
3
Sumber
     199
        7
         8
    1.649
    351
       931
     466
4
Lumbang
-
-
     474
       410
-
-
-
5
Tongas
-
       60
         7
         64
-
-
-

Total
3.796
213
5.966
15.036
4.198
3.655
4.020
Sumber: Dinas Pertanian Kab. Probolinggo


Peta Sebaran Pengembangan Komoditas Tomat Kawasan Agropolitan Kabupaten Probolinggo

KOMODITAS PENUNJANG STRAWBERY KAWASAN AGROPOLITAN

Pengembangan strowberi saat ini berada di Kecamatan Sukapura dan Sumber. Adanya erupsi Gunung Bromo menjadi salah satu faktor kendala dalam pengembangan komoditas strowberi. Namun karena permintaan pasar dan tingginya minat wisatawan untuk memetik strowberi di kebun, membuat semangat petani tetap bertahan untuk mengembangkan komoditas strowberi ini. Harga strowberi berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per kilo.

Pemasaran strowberi tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi hingga Malang dan Surabaya. Produk olahan stowberi juga telah dikembangkan dalam bentuk, sirup strowberi, dodol strowberi dan selain strowberi



Data Produksi Strowberi Kawasan Agropolitan 2010-2016
No.
Kecamatan
Tahun
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
Strawberi
(kw)
1
Sukapura
-
        1
 -
 -
    63,7
35.474
      6
2
Sumber
-
-
1
         9
-
  3.400
     6

Total
0
1
1
9
63,7
38.874
12
Sumber: Dinas Pertanian Kab. Probolinggo


Peta Sebaran Pengembangan Komoditas Strowberi Kawasan Agropolitan Kabupaten Probolinggo